Kamis, 12 Februari 2026

Keluargaku, Sumber Bahagia dan Kebanggaanku


 Keluarga adalah tempat pertama seseorang belajar tentang cinta, tanggung jawab, dan arti kebersamaan. Bagiku, keluarga bukan hanya orang-orang yang tinggal satu rumah, tetapi tempat pulang paling nyaman, sumber semangat, dan alasan untuk terus berjuang meraih masa depan. Aku merasa sangat bersyukur dilahirkan di tengah keluarga yang penuh kasih sayang, saling mendukung, dan selalu mengajarkan nilai-nilai kebaikan.

Di balik keluarga yang hangat ini, ada sosok ayah dan ibu yang menjadi fondasi utama kehidupan kami.

Sosok Ayah yang Pekerja Keras

Ayahku bernama Asri Abdullah, biasa dipanggil Acci. Beliau lahir di Mamuju, 27 Februari 1986. Ayah bekerja di Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat sebagai pengurus barang daerah. Dalam pekerjaannya, ayah dikenal sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan tekun.
Di luar pekerjaannya, ayah memiliki hobi memancing dan juga merawat gedung walet miliknya. Dari ayah, kami belajar arti kerja keras, ketekunan, dan kesabaran. Ayah bukan hanya kepala keluarga, tetapi juga panutan yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarganya.

Ibu, Sumber Kasih Sayang dan Motivasi

Ibuku bernama Khaerani Anwar, S.M, lahir di Pekkabata Pinrang, 1 Oktober 1986. Ibu bekerja di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sulawesi Barat pada bagian Barang Milik Daerah.
Ibu sangat hobi memasak, dan masakannya selalu menjadi hal yang kami tunggu di rumah. Selain itu, ibu adalah sosok yang tidak pernah lelah memberi nasihat, motivasi, dan dukungan kepada anak-anaknya. Dari ibu, kami belajar tentang kelembutan, kesabaran, dan pentingnya semangat dalam menjalani hidup.

Lima Anak dengan Cerita Masing-Masing

Ayah dan ibu dikaruniai lima orang anak, dan masing-masing memiliki karakter serta kesenangan yang berbeda.


Muh. Khaeriansyah Asri (saya sendiri), lahir di Mamuju, 6 November 2008. Saat ini bersekolah di MAN 1 Mamuju. Saya memiliki hobi menulis dan mendengarkan musik.


Muh. Algifarih Asri (Algi), lahir di Mamuju, 5 April 2013, bersekolah di MTsN 1 Mamuju, hobi bermain Roblox.


Muh. Azka Asri (Azka), lahir di Mamuju, 6 Juli 2017, bersekolah di SD Inpres Karema, hobi bermain bola.


Khairunnisa Salsabila Asri (Caca), lahir di Pinrang, 19 Januari 2021, empat hari setelah gempa bumi Mamuju–Majene 6,2 SR. Ia hobi mewarnai.


Muhammad Alfarizi Asri (Fariz), lahir di Mamuju, 11 November 2024. Karena masih balita, hobinya tentu minum susu dan masih sangat membutuhkan bimbingan.


Kami berlima tumbuh dengan canda, kadang juga dengan keributan kecil khas saudara, tapi semua itu justru membuat rumah terasa hidup dan penuh warna.

Sebagai Anak Pertama

Sebagai anak pertama, aku merasa bahagia dan bangga bisa menjadi bagian dari keluarga ini. Keluargaku adalah keluarga yang bagiku sangat sempurna—bukan karena tanpa kekurangan, tetapi karena selalu ada cinta, dukungan, dan kebersamaan di dalamnya.
Aku ingin menjadi anak yang bisa dibanggakan orang tua dan menjadi contoh yang baik bagi adik-adikku. Semua doa, kerja keras, dan pengorbanan ayah dan ibu menjadi motivasi terbesarku untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan meraih masa depan yang cerah.

Penutup

Keluarga adalah harta paling berharga dalam hidupku. Dari keluarga inilah aku belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan arti saling menjaga. Semoga kami semua selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan bisa terus bersama dalam kebaikan.
Karena pada akhirnya, rumah bukan hanya tempat tinggal — tetapi tempat di mana hati selalu ingin kembali. 🤍🏡

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

halte siswa

 terakhir banget deh untuk hari ini (9/03/26) mauu pamerr lagii huhu akuu lgi disekolah tapii ini sekolah nya dulu hijau hijau sekarang suda...